Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Gangguan Mental yang Perlu Diketahui


Mitos dan fakta tentang penyakit gangguan mental memang perlu diketahui oleh masyarakat luas. Gangguan mental masih seringkali dianggap sebagai sesuatu yang tabu dan dipandang negatif oleh sebagian orang. Padahal, pengetahuan yang benar tentang gangguan mental dapat membantu dalam mencegah stigma dan memberikan dukungan kepada individu yang mengalami gangguan mental.

Salah satu mitos yang seringkali muncul tentang gangguan mental adalah bahwa itu hanya terjadi pada orang yang lemah atau tidak kuat secara mental. Padahal, faktanya gangguan mental dapat dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau latar belakang sosial. Dr. Laksmi Notokusumo, seorang psikiater, mengatakan, “Gangguan mental bukanlah sesuatu yang bisa dihindari dengan kekuatan mental semata. Ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi seseorang mengalami gangguan mental, seperti faktor genetik, lingkungan, dan kejadian traumatis.”

Selain itu, masih ada anggapan bahwa orang dengan gangguan mental tidak bisa sembuh atau berkontribusi secara produktif dalam masyarakat. Padahal, dengan penanganan yang tepat dan dukungan yang memadai, banyak orang dengan gangguan mental dapat pulih dan hidup normal seperti sebelumnya. Dr. Andri Yanto, seorang psikolog klinis, menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung proses penyembuhan individu dengan gangguan mental. “Dukungan sosial dan pengertian dari orang terdekat sangat berpengaruh dalam proses pemulihan seseorang dengan gangguan mental. Jangan pernah meremehkan peran penting keluarga dalam membantu orang yang sedang mengalami kesulitan mental.”

Mitos dan fakta tentang penyakit gangguan mental memang perlu disebarkan agar masyarakat lebih memahami dan mendukung individu yang mengalami gangguan mental. Dengan pengetahuan yang benar, diharapkan stigma terhadap gangguan mental dapat berkurang dan individu yang mengalami gangguan mental dapat mendapatkan perlakuan yang lebih baik dan dukungan yang memadai. Semua orang memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah terhadap individu dengan gangguan mental.